Sawit Itu Pohon?

Halo, Sobat Lemma! Beberapa waktu belakangan ini, kita semua dikejutkan oleh statement bahwa, “Sawit kan pohon.” Tapi, kalau kita liat dari segi definisinya, kira-kira bener gak ya? Dari definisinya sendiri, pohon adalah komponen makhluk hidup yang dominan di suatu kawasan hutan, memiliki peran menjadi organisme produsen serta sebagai habitat dari beragam jenis hewan atau pun burung. Pengertian pohon juga dapat dipahami sebagai salah satu habitus tumbuhan dengan kemampuan fotosintesis untuk melakukan penyerapan pada karbon dioksida serta menghasilkan oksigen. Nah, dari sini kita tahu bahwa pohon merupakan tumbuhan yang punya banyak banget manfaat untuk ekosistem dan lingkungan kita.

Namanya kelapa sawit, ya pohon, kan ada daunnya. Itu merupakan statement yang hingga saat ini ramai dibicarakan di publik. Namun, perlu Sobat Lemma ketahui, menurut ahli, kelapa sawit tidak bisa disebut sebagai pohon, loh. Pohon mempunyai beberapa struktur bagian termasuk kayu, tetapi, kelapa sawit pun tidak memenuhi kriteria tersebut untuk dapat disebut pohon sehingga umumnya disebut sebagai tanaman. Pembedaan ini bukan sekadar soal istilah. Fungsi ekologis antara pohon hutan dan tanaman sawit sangat berbeda. Tidak bisa dipungkiri bahwa kelapa sawit memiliki nilai yang sangat tinggi bagi perekonomian, kalau dibandingkan dengan pohon di hutan, jelas kelapa sawit memberikan berkontribusi yang sangat besar, namun, apakah berarti penggundulan hutan untuk diganti sebagai kebun kelapa sawit merupakan langkah yang baik?

Memang penting sekali untuk menjaga pertumbuhan ekonomi, namun, penggundulan hutan bukanlah langkah yang tepat. Pada akhirnya, pohon merupakan tumbuhan yang penting untuk selalu ada di lingkungan, selain karena menghasilkan oksigen, hutan sendiri menjadi habitat bagi para hewan-hewan di luar sana. Dengan melakukan deforestasi yang sering kali menjadi dampak demi mengubahnya menjadi lahan sawit, selain menyebabkan kerusakan lingkungan, hal ini berdampak sangat buruk bagi ekosistem di dalamnya. Hewan-hewan tersebut tidak lagi memiliki habitat dan hal terburuknya, mereka yang buas dapat menghampiri lingkungan pemukiman karena tidak lagi memiliki tempat tinggal dan juga sumber makanan sekaligus tempat tinggal. Bayangin kalau tiba-tiba ada harimau di rumah Sobat Lemma, serem gak, sih, apalagi mereka merupakan hewan buas?

Perluasan kebun kelapa sawit bukanlah hal yang buruk, namun perlu juga dilakukan dengan cara yang bijak. Perluasan ini sering sekali berdampak pada deforestasi dan hilangnya ekosistem alami. Ini bukan hanya tentang sawit adalah pohon ataupun hutan semata. Dari segi definisi, jelas bahwa kelapa sawit tidak bisa digolongkan sebagai pohon, dan dari manfaatnya, keduanya memiliki perannya masing-masing yang tidak kalah penting. Maka dari itu, perluasan kebun kelapa sawit bisa dilakukan, tetapi dengan berhati-hati dan tidak dengan menebangi hutan. Tanpa hutan, kita sebagai manusia dapat kehilangan sumber pasokan oksigen kita dan untuk makhluk hidup lainnya dapat kehilangan habitatnya. Hutan mempunyai peran yang sangat penting bagi kelanjutan kehidupan di masa depan sehingga perlu sekali untuk kita semua jaga baik-baik. Oleh karena itu, Sobat Lemma, yuk kita mulai sekarang lebih memperhatikan lingkungan kita, demi kita, dan demi masa depan.

Source:
https://lindungihutan.com/blog//hutan-adalah-jenis-ciri-dan-manfaat-hutan/https://www.elaeis.co/berita/baca/sawit-bukan-pohon-begini-penjelasan-ahli-hutan

Oleh: Deswina Aisya Ayu Rahadiani / LMA.2524009



Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai