Desember NEW5!

1. Erupsi Gunung Semeru

Pada Minggu, 4 Desember 2022 Gunung tertinggi yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur mengalami erupsi pukul 02.46 WIB. Letusan gunung Semeru ini awalnya menimbulkan kolom letusan setinggi 1.500 meter di atas puncak atau 5.176 meter di atas permukaan laut.

Dilansir dari Magma Indonesia, awan panas guguran (APG) sebelumnya terlihat meluncur dengan jarak 12 kilometer dari puncak Gunung Semeru. Setelah erupsi pertama, Gunung Semeru terus menunjukkan peningkatan aktivitas hingga Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan statusnya menjadi Level IV (awas) sejak 4 Desember 2022 pukul 12.00 WIB.

Erupsi gunung Semeru menyebabkan jumlah warga yang mengungsi di 12 titik pengungsian akibat awan panas bertambah menjadi 781 jiwa per Selasa, 6 Desember 2022 pukul 18:00.

Sumber: https://www.kompas.com/tren/read/2022/12/09/183000465/deretan-bencana-alam-yang-terjang-indonesia-pada-awal-desember-2022?page=all.

2. Final FIFA World Cup Qatar 2022

Pertandingan Final antara Argentina dan Prancis di Lusail Iconic Stadium berjalan dengan sangat memukau. FIFA World Cup Qatar 2022 merupakan putaran final ke-22 Piala Dunia turnamen sepak bola internasional empat tahunan yang diikuti oleh tim nasional pria senior anggota FIFA. Turnamen edisi ini dijadwalkan berlangsung di Qatar pada 20 November hingga 18 Desember 2022.

Pada FIFA World Cup tahun ini Prancis dan Argentina lolos ke final. Hal ini membuat Prancis berada di ambang sejarah setelah lolos ke final Piala Dunia 2022 karena menang dua kali beruntun. Sebelumnya, prancis menjadi juara Piala Dunia pada tahun 2018. Sedangkan Argentina menjadi juara Piala Dunia pada 1986 ketika masih diperkuat Diego Maradona.

 Pada tanggal 18 Desember 2022, Argentina kembali membawa tropi Piala Dunia. Score final yang diperoleh adalah Argentina 3 – 3 Prancis dengan adu pinalti Argentina 4 – 2 Prancis. Pertandingan final tahun ini berlangsung dengan sangat memukau dari biasanya.

Sumber: https://bola.kompas.com/read/2022/12/18/17200028/final-piala-dunia-2022-perancis-terbelah-karena-lionel-messi?page=all.

3. Fenomena Soltis

Solstis atau solstice secara harfiah berasal dari kata Latin ‘sol’ yang berarti ‘matahari’ dan ‘sistere’ yang adalah ‘berdiri diam’. Saat ini terjadi, matahari mencapai titik tertinggi atau terendah di langit selama setahun.

Fenomena Soltis merupakan peristiwa astronomis murni yang terjadi pada tanggal 21 Desember 2022. Menurut Peneliti Pusat Riset Antariksa BRIN, solstis adalah fenomena yang memiliki dampak tidak berbahaya. Bencana alam seperti gunung meletus, gempa bumi, tsunami maupun banjir tidak berkaitan dengan solstis. Fenomena Soltis berdampak pada gerak semu Matahari ketika terbit, berkulminasi dan terbenam, hingga radiasi Matahari yang diterima permukaan Bumi. Dengan kata lain, soltis merupakan perubahan jangka waktu siang dan malam di bumi.

Pada Umumnya fenomena ini ada setiap dua kali dalam setahun yaitu, di bulan Juni dan bulan Desember yang menandai dimulainya musim panas di belahan Bumi selatan serta musim dingin di belahan Bumi utara.

Sumber:

https://www.merdeka.com/teknologi/21-desember-2022-fenomena-solstis-terjadi-di-indonesia-berbahayakah.html

https://www.cnbcindonesia.com/tech/20221215203407-37-397357/21-desember-tak-boleh-keluar-malam-karena-solstis-apa-iya

4. Gempa Bumi Sukabumi

Setelah Gempa bumi yang terjadi pada Senin, 21 November 2022 di Kabupaten Cianjur berkuatan 5.6 SR. Pada Kamis, 8 Desember 2022 terjadi kembali gempa bumi di Sukabumi.

Dari pihak Badan Meteorologi Klimatololgi dan Geofisika (BMKG), mengatakan bahwa gempa Sukabumi termasuk jenis gempa bumi menengah. Hal ini disebabkan oleh deformasi atau patahan batuan dalam Lempeng Indo-Australia yang populer disebut sebagai gempa intraslab atau gempa Benioff. Bersyukur gempa sukabumi tidak memakan korban ataupun kerusakan.

Sumber: https://www.kompas.com/tren/read/2022/12/09/183000465/deretan-bencana-alam-yang-terjang-indonesia-pada-awal-desember-2022?page=all.

5. Hari Ibu

Secara Nasional, Hari Ibu dilaksanakan setiap tanggal 22 Desember. Hari Ibu di Indonesia dirayakan pada ulang tahun hari pembukaan Kongres Perempuan Indonesia yang pertama, yang digelar dari 22 hingga 25 Desember 1928. Tanggal tersebut dipilih untuk merayakan semangat wanita Indonesia dan untuk meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara.

Sumber: https://bpmpriau.kemdikbud.go.id/sejarah-dan-makna-peringatan-hari-ibu-22-desember/

Indriyani Rifqi Aulia // LMA.2220007

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai