#NEW5! Juli 2025

War IRS Matematika yang (lagi-lagi) Berdarah-darah

Sumber: Dokumentasi pribadi

Salah satu tantangan terbesar dalam proses IRS di jurusan kita tercinta bukan cuma sistem yang tidak memberi informasi kapan mata kuliah dirilis (sehingga mahasiswa harus rajin login SSO dan refresh web tiap saat), tapi juga fenomena “kolektor mata kuliah”, yaitu segelintir oknum mahasiswa yang memilih 7-8 mata kuliah pilihan sekaligus untuk nantinya dibarter dengan mata kuliah lain, meskipun kuota mata kuliah pilihan semester itu hanya 2. Praktik ini tidak hanya mengganggu keseimbangan distribusi kelas, tetapi juga menutup kesempatan bagi mahasiswa yang benar-benar membutuhkan dan berminat pada mata kuliah tersebut.

Akibatnya, mahasiswa yang kalah cepat dalam “war” seringkali harus mengambil mata kuliah pilihan yang tidak sesuai minat maupun relevansi akademiknya, semata karena sudah tidak ada pilihan lain.

Jas Almet Baru UNDIP Menimbulkan Pro dan Kontra di Kalangan Mahasiswa Baru

Sumber: Akun X @palterms

Desas-desus yang sempat beredar di TikTok soal pergantian warna jas almamater Undip ternyata bukan isapan jempol. Setelah sebelumnya dianggap hanya rumor, warna baru akhirnya resmi terungkap saat pembagian jaket almamater sejak tanggal 25 Juli 2025 lalu.

Warna tosca yang selama ini identik dengan UNDIP dan cukup mudah dikenali di antara kampus lain di Semarang, kini digantikan dengan warna biru tua. Sekilas, warnanya disebut-sebut mirip dengan jas almamater dari kampus lain di Semarang seperti UDINUS atau USM, membuat banyak mahasiswa langsung mengernyit, bahkan beberapa menyeletuk, “Lah UDINUS pindah Semarang atas?”

Meskipun tidak sampai menciptakan kontroversi besar, keputusan ini menimbulkan pro-kontra ringan di kalangan mahasiswa. Banyak yang menganggap warna tosca lebih unik dan representatif, sementara biru tua dinilai “kurang vibes UNDIP-nya.” Mahasiswa 2023–2024 bahkan mulai merasa privileged karena masih mendapat jas warna emerald blue, dan tidak sedikit maba 2025 yang menyeletuk iri, “Kak, tukeran dong..”

Dosen Matematika Profesor Widowati Menerima Pendanaan Program Dana Padanan Kedaireka Tahun 2025 dari Kemendikbudristek RI

Sumber: Akun Instagram @fsmundip_official

Kabar membanggakan datang dari Departemen Matematika. Profesor Widowati resmi menerima pendanaan dari Program Dana Padanan (PDP) Kedaireka 2025, yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek RI. PDP Kedaireka sendiri merupakan program yang mendorong sinergi nyata antara perguruan tinggi dan dunia industri, dengan tujuan menghasilkan rekacipta inovatif yang punya manfaat langsung bagi masyarakat luas.

Melalui proposal berjudul “Inovasi Keramik Dinding Embosse Motif Batik melalui Proses Self-Cleaning untuk Peningkatan Kualitas Produk”, Prof. Wido membawa ide brilian yang menggabungkan unsur kearifan lokal dengan teknologi material terkini. Inovasi ini bukan hanya menghasilkan produk yang cantik dan mempromosikan budaya Indonesia lewat motif batik, tapi juga fungsional dan praktis berkat fitur self-cleaning-nya, sebuah langkah maju dalam menjembatani tradisi dan inovasi industri.

Ke UNDIP Waktu Libur Semester Bakal Ketemu Alat Berat Di Mana-mana

Sumber: Akun X @roseusev 

Untuk kalian yang iseng mampir ke UNDIP Tembalang saat liburan semester, jangan kaget kalau pemandangan hijau yang biasa kamu temui sekarang diganti dengan… proyek di mana-mana. Kampus yang dikenal dengan slogan “kampus konservasi” ini sedang gencar-gencarnya membuka lahan, alias menebang hutan kampus, demi pembangunan jogging track di area sayap kanan. Tapi, netizen kampus mulai bertanya-tanya, “Loh, kalau hutan ditebang, konservasinya di mana? Tembalang udah panas, jangan ditambah dong.” Bahkan beberapa mahasiswa menyayangkan keberadaan jogging track yang track-nya tidak ramah pelari.

Masuk lebih dalam, pohon-pohon rindang depan gedung-gedung Fakultas Teknik juga sudah ditebang. Jalanan depan FSM dan FEB sedang diperbaiki, ruas jalan menyempit dan agak berpasir. Rektorat dan Fakultas Kedokteran juga sedang mengalami renovasi ringan. Yang paling lucu? Mahasiswa baru 2025 yang semangat ambil almet dan ingin foto estetik di depan patung kuda.. terpaksa menikmati latar belakang eksklusif: pemandangan renovasi.

Akun X @undipmfs Di-suspend (Lagi)

Sumber: Dokumentasi pribadi

Belum genap setahun comeback, akun X (Twitter) @undipmfs alias Undip Menfess kembali raib setelah kena suspend. Fenomena ini makin memperkuat dugaan bahwa sejak X diambil alih Elon Musk, algoritmanya menjadi semakin random dan akun mana pun bisa hilang tanpa jejak.

Padahal, @undipmfs memiliki peran penting untuk warga UNDIP: dari berbagi informasi kuliah, jual-beli, nyari temen sekelas, hingga curhat random yang tentunya tidak bisa diceritakan ke dosen wali. Tidak sedikit juga netizen kampus yang mengeluh, “Followback susahnya minta ampun, ngirim menfess baru dua kali, eh akunnya ilang.”

Oleh: Gabriela Radita Rahardjo / LMA.2423010

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai