#NEW5! Juni 2025

Polytron Stadium di UNDIP Diresmikan, Siap Jadi Pusat Pembinaan Bulu Tangkis Bertaraf Internasional

Sumber: awall.id

Universitas Diponegoro (UNDIP) kini memiliki fasilitas olahraga baru berstandar internasional dengan diresmikannya Polytron Stadium di area kampus Tembalang pada Senin, 2 Juni 2025. Pembangunan stadion ini merupakan wujud kolaborasi strategis antara UNDIP, Djarum Foundation, Polytron, dan iForte, yang bertujuan menyediakan pusat pelatihan modern untuk mencetak talenta bulu tangkis masa depan. Peresmian ini dihadiri oleh Rektor UNDIP, Prof. Suharnomo, serta President Director Djarum Foundation, Victor R. Hartono.

Acara peresmian juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan menarik. Para legenda bulu tangkis Indonesia seperti Liliyana Natsir, Tontowi Ahmad, Sigit Budiarto, Hendrawan, Aryono Miranat, Hastomo Arbi, Lius Pongoh, Fung Permadi, dan Richard Mainaky turut serta dalam pertandingan exhibition yang menghibur penonton. Selain itu, diadakan pula sesi coaching clinic yang memberikan pelatihan langsung kepada mahasiswa dan atlet dari klub-klub bulu tangkis mitra. Dengan investasi senilai Rp 43 miliar, Polytron Stadium diharapkan menjadi motor penggerak lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di panggung dunia.

Muladi Dome Jadi Tempat Favorit Mahasiswa UNDIP untuk Belajar

Sumber: Akun Tiktok udid.undip

Muladi Dome, salah satu fasilitas di Universitas Diponegoro (UNDIP), kini menjadi tempat favorit mahasiswa untuk belajar, terutama saat minggu Ujian Akhir Semester (UAS). Area ini selalu ramai hingga sulit mencari bangku kosong, karena memungkinkan mahasiswa untuk mengerjakan tugas dan belajar selama 24 jam penuh. Populer di kalangan mahasiswa karena suasana yang mendukung, fasilitas, dan sering disebut sebagai solusi nugas anti boncos di media sosial. Mahasiswa hanya perlu membayar parkir mulai dari Rp 1.000 dengan menunjukkan KTM di jam kerja, atau Rp 2.000 di luar jam kerja, dengan tambahan Rp 2.000 jika lewat tengah malam. Muladi Dome menjadi solusi ideal bagi mahasiswa yang mencari tempat nyaman, ekonomis, dan selalu terbuka untuk menunjang aktivitas akademis mereka.

Cermin Wajib di Ujian Mandiri UNDIP Menjadi Sorotan

Sumber: Akun X @Ivanaziz15

Pelaksanaan Ujian Mandiri (UM) di Universitas Diponegoro (UNDIP) tahun ini menjadi sorotan hangat, terutama dengan adanya aturan wajib penggunaan cermin untuk pengawasan. Aturan ini mengharuskan peserta menempatkan cermin di belakang mereka agar pengawas dapat memantau seluruh area meja dan aktivitas mencurigakan di sekitar peserta selama ujian Mandiri yang dilakukan secara daring. Kebijakan ini sontak memicu kreativitas di kalangan calon mahasiswa, melahirkan tren “UM Undip Core” di berbagai platform media sosial. Banyak peserta mengunggah foto-foto lucu dan meme terkait cermin yang digunakan, mulai dari cermin pecah, cermin rias kecil, hingga cermin cembung yang biasanya terlihat di tikungan jalan. Berdasarkan informasi dari peraturan resmi UM UNDIP terbaru, penggunaan cermin menjadi bagian dari upaya kampus untuk menjaga integritas dan kejujuran ujian daring, selain syarat lain seperti penggunaan Safe Exam Browser (SEB), pencahayaan ruangan yang cukup, serta larangan membuka aplikasi lain.

UNDIP dan PT. BUCHI Indonesia Tingkatkan Kompetensi Kromatografi Mahasiswa FSM UNDIP

Sumber: Undip.ac.id

Departemen Kimia Fakultas Sains dan Matematika (FSM) Universitas Diponegoro (UNDIP) berkolaborasi dengan PT BUCHI Indonesia menggelar pelatihan “Bridging Fundamentals and Innovation in Preparative Chromatography” pada 17-18 Juni 2025. Diikuti 45 dosen dan mahasiswa tugas akhir, kegiatan ini bertujuan memperluas wawasan tentang aplikasi kromatografi preparatif dalam riset bahan alam dan meningkatkan mutu praktikum.Sebagai bagian dari kolaborasi strategis ini, alat kromatografi preparatif modern ditempatkan di laboratorium Departemen Kimia FSM UNDIP selama enam bulan. Alat ini diharapkan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa, menggantikan metode seperti open column yang umum digunakan. Pelatihan dua hari ini mencakup pemaparan materi dari pakar global dan lokal, Dr. Manish Thakur dan Prof. Bambang Cahyono, serta sesi praktik langsung penggunaan alat untuk pemisahan senyawa efisien. Inisiatif ini menjadi langkah awal UNDIP dalam membangun kapasitas riset kompetitif dan menjalin kolaborasi internasional di bidang kimia bahan alam.

Duduk Bareng Rektor 2025, Ruang Dialog Akrab Seluruh Elemen Universitas Diponegoro dan Pihak Rektorat

Sumber: Dokumentasi Pribadi

Universitas Diponegoro (UNDIP) melalui acara “Duduk Bareng Rektor 2025: Sehari Bersama Ayah” sukses menciptakan forum dialog terbuka dan hangat antara mahasiswa dengan pimpinan universitas di Gedung Senat Akademik dan Majelis Wali Amanat (SA-MWA) pada Rabu, 25 Juni 2025. Kegiatan ini Diinisiasi oleh Bidang Harmonisasi Kampus BEM UNDIP dan Senat Mahasiswa UNDIP yang menjadi wadah bagi semua mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi dan berdiskusi langsung dengan Rektor, Prof. Dr. Suharnomo, serta jajaran Wakil Rektor dan Dekan. 

Diskusi ini membahas beragam isu mulai dari transparansi nilai, semester pendek, ketersediaan tenaga pengajar, standarisasi program IUP, hingga keterbatasan laboratorium. Pimpinan universitas merespons aktif, berkomitmen menindaklanjuti dengan langkah konkret seperti pembenahan program IUP, optimalisasi ruang belajar, serta memastikan aksesibilitas bagi mahasiswa difabel.

Isu UKT dan beasiswa juga menjadi perhatian. Kemudian, reformasi KKN Tematik dan digitalisasi kampus (aplikasi SIAP) juga didiskusikan. UNDIP menegaskan komitmennya terhadap pemerataan fasilitas di kampus PSDKU (Jepara, Batang, Rembang) serta penguatan regulasi pencegahan kekerasan seksual dengan melibatkan mahasiswa. Acara ditutup dengan penandatanganan pakta integritas dengan seluruh perwakilan dari tiap-tiap fakultas, menyimbolkan komitmen bersama dalam membangun UNDIP yang bermartabat dan bermanfaat.

Oleh: Maia Cahya Iqlima / LMA.2524014

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai