Healing Itu Penting

Halooo Sobat Lemma! Pertemuan perdana di tahun 2025 nih, apa kabar? UTS aman, kan? Aman lah pastii, Sobat Lemma kan keren-keren semua😊

Kali ini, Matematika Harus Tau akan membahas tentang “healing”. Kita sudah bekerja keras selama dua minggu ini dan tentu tubuh dan pikiran kita butuh istirahat meskipun belum saatnya liburan. Nah, bagaimana caranya mendapatkan healing yang maksimal di jadwal harian yang tetap padat ini? Ada banyak cara yang sederhana yang bisa kita lakukan. Tapi sebelum itu, sebenarnya healing itu apa sih?

Menurut terjemahan, healing artinya “penyembuhan”. Namun dalam istilah yang populer, healing mengacu pada proses penyembuhan, baik secara fisik maupun emosional. Dalam konteks psikologi, healing merujuk pada proses pemulihan setelah mengalami trauma atau stres. Sedangkan di kalangan anak-anak muda, healing bisa berarti liburan atau kegiatan lain yang menenangkan diri setelah melakukan suatu pekerjaan.Tujuan healing tentu saja untuk memberi jeda atau istirahat kepada tubuh, rileks sejenak untuk melepas penat setelah melakukan kewajiban. Selain itu, healing juga dapat membantu mengurangi stres, kecemasan, dan depresi, serta meningkatkan kesejahteraan mental dan emosional.

Healing tidak harus tentang pergi ke suatu tempat atau wisata ke suatu daerah. Ada banyak hal-hal sederhana yang sudah dianggap healing untuk hati kecil kita.

  • Me Time

Me Time merupakan waktu untuk diri sendiri. Kita bisa melakukan hobi atau hal-hal sederhana yang menyenangkan. Misalnya membaca buku, menonton film, mendengarkan musik, bahkan sesederhana tidur adalah healing. Ini akan membuat tubuh kita rileks dan nyaman sehingga tidak selalu tegang.

  • Bicara pada diri sendiri

Bukan gila ya teman-teman, tapi bermonolog. Perasaan lebih mudah dideteksi saat kita mengungkapkannya, bahkan kepada diri sendiri. Dengan begitu, kita bisa lebih jujur dan terbuka dengan diri sendiri sehingga kita lebih paham apa yang kita rasakan dan butuhkan selama ini. Kalau bicara terasa aneh, Sobat Lemma bisa mulai dengan journalling, yaitu menuliskan hal-hal kecil untuk diri sendiri. Dengan terhubung pada perasaan diri sendiri, kita pun bisa lebih menerima segala sesuatu yang sudah terjadi sekaligus mempermudah kita untuk bersyukur atas kehidupan.

  • Perbaiki pola harian

Siapa yang kalau UTS tiba-tiba semua jadi nggak teratur? Telat makan, begadang, bahkan lupa minum air putih. Sudah saatnya mie instan itu diganti dengan nasi sayur lauk ya! Selain lebih sehat, cita rasanya juga jadi healing buat perut kita. Tidur kurang lebih 7 jam, jangan terlalu kurang dan jangan terlalu lebih. Dan tetap terhidrasi karena otak yang terhidrasi dengan baik akan bekerja lebih optimal, meningkatkan daya ingat, dan rentang perhatian.

Belajar itu penting, tapi istirahat juga penting. Pikiran kalau disuruh kerja terus tanpa diberi jeda lama kelamaan akan kelelahan dan mudah penat. Maka dari itu, working dan healing harus seimbang agar tubuh dapat mengerjakan secara maksimal selagi mendapat istirahat yang optimal. Tidak terlalu keras bekerja tapi juga tidak terlalu banyak berleha-leha.

Semangat terus Sobat Lemma! Kita usahakan hidup yang sehat dan seimbang itu bersama!

Oleh: Kezia Revival Satria Widjaja/ LMA.2423017

Refrensi:

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai