Perbedaan Traveller dan Turis

Hai, Sobat LEMMA! Siapa yang di liburan semester ini sudah berkunjung ke tempat wisata? Karena musim liburan, tempat yang kalian kunjungi pasti dipenuhi oleh wisatawan lain juga, kan? Tapi, tidak semua wisatawan itu sama, loh. Ada dua tipe wisatawan, yaitu turis dan traveler. Pernah mendengar kedua istilah ini, kan? Ternyata turis dan traveler adalah istilah yang berbeda. Meski sama-sama berwisata, turis dan traveler memiliki perbedaan signifikan terkait apa yang mereka lakukan selama berwisata. Lalu, gimana sih, cara membedakan turis dan traveler?

Cara pertama untuk mengetahui perbedaan turis dan traveler adalah dengan memperhatikan penampilan mereka. Tujuan turis berwisata adalah untuk berlibur atau refreshing. Mereka umumnya mengenakan pakaian yang lebih rapi, beberapa mengenakan aksesoris, dan umumnya membawa koper untuk menaruh keperluan mereka. Hal ini berbeda dengan traveler, di mana umumnya mereka hanya mengenakan pakaian sehari-hari seperti kaos, celana pendek, dan sepatu sederhana. Lalu, yang mencolok dari penampilan para traveler adalah, mereka umumnya membawa backpack besar. Tujuan penggunaan backpack besar ini adalah untuk memudahkan mereka berpindah-pindah tempat nantinya.

Cara kedua, melihat akomodasi mereka. Karena tujuannya untuk berlibur atau refreshing, maka turis umumnya akan menginap di hotel. Di hotel, semua fasilitas sudah disediakan. Ada layanan kamar, sarapan, kolam renang, dan sebagainya. Traveler lebih memilih untuk menginap di penginapan sederhana, atau bahkan di rumah-rumah penduduk lokal. Tujuannya adalah untuk lebih mengenal orang-orang di daerah yang mereka kunjungi.

Cara ketiga, melihat tujuan wisata mereka. Turis, akan senang pergi ke tempat-tempat yang memang dijadikan objek wisata. Mereka umumnya sudah membuat daftar objek wisata yang harus dikunjungi dalam sehari, yang umumnya dicari di internet atau guidebook. Berbeda dengan turis, traveler lebih santai dalam berwisata. Berjalan kaki di sekitar tempat ia menginap, lalu berbincang-bincang dengan warga lokal kadang sudah cukup bagi mereka. Hal ini dilakukan untuk mempelajari sejarah daerah tersebut, budaya, dan adat istiadatnya. Selain itu, mereka juga senang menjelajahi tempat-tempat baru yang belum dijadikan objek wisata, biasanya dengan cara bertanya-tanya ke warga lokal.

Wah, ternyata turis dan traveler itu sangat berbeda, ya? Kira-kira, Sobat LEMMA termasuk ke tipe yang mana, nih?

Source : Traveller

Oleh : Gabriella Radita R. /LMA

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai