Oktober NEW5!

1. Tragedi Stadion Kanjuruhan Tahun 2022

Tragedi Stadion Kanjuruhan 2022 adalah insiden saling injak yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada 1 Oktober 2022. Kerusuhan ini merupakan bagian dari rivalitas lokal Derbi Super Jawa Timur yang mempertemukan Arema dengan Persebaya Surabaya.

Sumber: https://id.m.wikipedia.org/wiki/Tragedi_Stadion_Kanjuruhan_2022

2. Kemungkinan Terjadinya Resesi di Indonesia Pada Tahun 2023

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan saat ini kondisi dunia sedang dilanda bahaya di mana berbagai ancaman dari sisi ekonomi hingga keamanan masih terus menghantui. Dalam sambutannya di acara 4th Finance Ministers and Central Bank Governor (FMCBG) Meeting’ di Washington D.C., AS, Sri Mulyani mengatakan perang Rusia-Ukraina memberikan dampak buruk pada ekonomi global. Ketegangan geopolitik itu mengakibatkan harga energi, pangan, hingga pupuk meningkat. Imbasnya, inflasi di sejumlah negara melambung. Lonjakan inflasi itu membuat bank-bank sentral di beberapa negara mengerek suku bunga acuannya.

Pada akhirnya, kebijakan moneter yang ketat itu berpotensi memperlambat pertumbuhan ekonomi. Bahkan, sebagian negara terancam terperosok ke jurang resesi.

“Kita bertemu lagi saat situasi ekonomi global menjadi lebih menantang dan saya tidak berlebihan untuk mengatakan bahwa dunia dalam keadaan bahaya,” kata Sri Mulyani.

Pernyataan Sri Mulyani tersebut juga diamini oleh Dana Moneter Internasional (IMF) dan sejumlah lembaga internasional, yang memproyeksi resesi global terjadi pada 2023 mendatang.

Sinyal resesi muncul seiring dengan kebijakan moneter ketat bank sentral di sejumlah negara. Bank-bank sentral ini terus mengerek suku bunganya demi menekan inflasi. Di Indonesia kemungkinan ketika terjadi resesi dampak yang muncul tidak seburuk negara lain dikarenakan bahan-bahan dari alam Indonesia sendiri masih ada dan bisa dimanfaatkan sebagai kebutuhan.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20221014064113-532-860366/ancaman-resesi-makin-nyata-bagaimana-nasib-industri-ri

3. Bantuan Telkom Indonesia Untuk Pendidikan Di Daerah 3T (Terluar, Terdepan, Tertinggal)

Dalam rangka mendukung digitalisasi sektor pendidikan, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menyerahkan bantuan berupa perangkat Device, Network, Application (DNA) ke 321 sekolah di seluruh Indonesia terutama yang berada di wilayah 3T (Terluar, Terdepan, Tertinggal) melalui Program Digital Innovation Learning School. Total nilai bantuan pendidikan tersebut mencapai Rp11,23 miliar.

Penyerahan bantuan secara simbolis telah dilaksanakan beberapa waktu lalu oleh Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah dan Sekretaris Kementerian BUMN, Susyanto kepada perwakilan penerima bantuan dari SD Negeri Bantargebang 3 dan Madrasah Ibtidaiyah Darul Falah. Program ini merupakan wujud komitmen Telkom yang secara kontinyu terus mendorong pembangunan pendidikan bangsa, khususnya melalui pemanfaatan teknologi dan digitalisasi.

Pada kesempatan tersebut, Ririek menyampaikan bahwa Program Digital Innovation Learning School bertujuan untuk mengakselerasi terciptanya pendidikan dan proses pembelajaran yang inklusif bagi masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital. “Diharapkan program ini akan selalu dikembangkan dan senantiasa membantu proses belajar mengajar agar menghasilkan sumber daya manusia berkualitas yang dapat berkompetisi di masa yang akan datang,” ucapnya.

Telkom berharap melalui dukungan ini siswa siswi dapat memperoleh proses belajar dan mengajar yang lebih optimal agar dapat mencetak talenta digital terbaik di masa depan.

Sumber: https://www.suara.com/news/2022/10/13/111541/telkom-hadirkan-digitalisasi-pendidikan-di-daerah-3t

4. Indonesia Tidak Menjadi Tuan Rumah Piala Asia 2023

Seperti diketahui, AFC berencana menggelar rapat komite eksekutif (Exco) pada Senin (17/10/2022). Dalam pertemuan tersebut akan diadakan pemungutan suara untuk menentukan venue Piala Asia 2023. Sebagai informasi, sejauh ini terdapat tiga kandidat yang berebut status tuan rumah Piala Asia 2023. Ketiganya adalah Indonesia, Qatar, dan Korea Selatan. Sebelumnya, Australia sempat mencalonkan diri namun akhirnya memutuskan mundur.

Namun, Datuk Windsor Paul John menyebut saat ini hanya ada dua negara yang menjadi pertimbangan dalam pertemuan nanti. Bukan Indonesia, melainkan Qatar dan Korea Selatan. Akan tetapi, belum diketahui secara pasti keputusannya.

Di sisi lain, Indonesia saat ini kurang diunggulkan dalam pencalonan tuan rumah Piala Asia 2023. Hal ini menyusul terjadinya tragedi Kanjuruhan yang membuat segala agenda sepak bola Tanah Air terhenti. Meski Indonesia tidak dikenai sanksi FIFA, namun tragedi Kanjuruhan menjadi insiden mematikan terbesar kedua dalam sepak bola dunia.

Sumber: https://www.bolasport.com/read/313525712/kabar-buruk-indonesia-tidak-dipertimbangkan-jadi-tuan-rumah-piala-asia-2023?page=2

5. Kota Semarang Masih Berpotensi Dilanda Hujan Sedang-Lebat Disertai Angin Kencang dan Kilat/Petir

Menurut BMKG, dari hasil analisis yang telah di lakukan mengatakan bahwa wilayah Kota Semarang hingga besok masih berpotensi dilanda hujan intensitas sedang-lebat disertai kilat/petir dan angin kencang. Karena awal musim hujan 2022/2023 di wilayah Jawa Tengah umumnya diprakirakan terjadi pada Oktober hingga awal November 2022.

Sumber: https://www.google.com/amp/s/jateng.tribunnews.com/amp/2022/10/17/kota-semarang-masih-berpotensi-dilanda-hujan-sedang-lebat-disertai-angin-kencang-dan-kilatpetir

Navida Nilta Amalia // LMA.2221015

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai