Agustus NEW5!

1. Penyakit Cacar Monyet Sudah Mulai Menyebar di Indonesia

Cacar monyet merupakan penyakit langka yang diakibatkan oleh infeksi virus monkeypox. Virus ini termasuk dalam genus Orthpoxvirus dalam famili poxviridae. Genus Orthopoxvirus juga termasuk virus variola (penyebab cacar), virus vaccinia, dan virus cacar sapi.

Pada Sabtu, 20 Agustus 2022 kasus pertama penyakit cacar monyet dilaporkan muncul di Indonesia. Juru Bicara Kementrian Kesehatan Republik Indonesia Muhamad Syahril mengatakan, pasien tersebut sebelumnya memiliki riwayat perjalanan luar negeri. Juru bicara Kementrian Kesehatan tersebut mengatakan bahwa pasien terduga penyakit cacar monyet memiliki riwayat perjalanan dari negara yang memiliki kasus cacar monyet.

Setelah terkonfirmasi, pasien tersebut kemudian diminta untuk melakukan isolasi mandiri. Isolasi mandiri dilakukan karena pasien hanya mengalami gejala ringan. Penyakit cacar monyet bisa sembuh dengan sendirinya selama tidak ada komorbid atau infeksi sekunder terjadi. Oleh karena itu pasien hanya hanya diberi perawatan sebatas obat pereda rasa sakit dan suplemen peningkat tubuh.

Sumber: https://www.kompas.com/tren/read/2022/08/22/140000865/kasus-pasien-pertama-cacar-monyet-indonesia-ini-riwayat-perjalanannya?page=all

2. Timnas Indonesia U-16 Juara AFF Suzuki Cup 2022

Pada hari Jum’at, 12 Agustus 2022 Timnas Indonesia melakoni laga final AFF Suzuki Cup 2022 melawan Vietnam di stadion Maguwoharjo, Sleman pada pukul 20.00 WIB. Tim besutan pelatih Bima Sakti tersebut mengemban harapan seluruh bangsa Indonesia di pundak mereka. Walaupun mereka masih di usia muda, tetapi meraka bermain lepas dan percaya diri. Alhasil di menit 45+2 Timnas Indonesia berhasil unggul lewat gol yang di cetak Muhamad Kafiatur Rizky dan menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 Timnas Indonesia atas Vietnam.

Setelah peluit babak kedua dimulai, kedua tim saling jual beli serangan. Akan tetapi skor masih tak kunjung berubah. Pertandingan pun cukup betrimbang hingga menit ke 56. Timnas Indonesia perlahan-lahan kerap menekan Vietnam, tetapi skor tang kunjung juga berubah. Jelang berakhirnya laga Timnas Indonesia mulai merapatkan pertahanan dan memilih untuk bermain bertahan.

Upaya tersebut pun mebuahkan hasil, Timnas Indonesia mampu mempertahan kan keunggulan hingga peluit akhir ditiup sekaligus sebagai tanda bahwa Timnas Indonesia menjadi juara AFF Suzuki Cup U-16. Ini merupakan capaian kedua Timnas U-16 menjuarai turnamen paling bergengsi di ASEAN setalah pada tahun 2018 juga menjadi juara di turnamen tersebut.

Sumber: https://bola.tempo.co/read/1622243/timnas-u-16-indonesia-juara-piala-aff-u-16-2022-usai-kalahkan-vietnam-1-0

3. Bank Indonesia Akhirnya Resmi Menerbitkan Uang Baru

Pada Kamis, 18 Agustus 2022 Pemerintah dan Bank Indonesia resmi meluncurkan tujuh pecahan uang rupiah kertas tahun emisi 2022 atau uang TE 2022.

Peresmian sendiri berlangsung di Jakarta. Ketujuh pecahan Uang TE 2022 tersebut terdiri atas pecahan uang rupiah kertas mulai dari Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000, Rp20.000, Rp50.000, dan Rp100.000.

Uang TE 2022 tersebut secara resmi berlaku di Indonesia bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan RI. Sekaligus uang TE 2022 juga telah resmi diedarkan. Bank Indonesia menegaskan, pengeluaran Uang TE 2022 tidak berdampak pada pencabutan dan/atau penarikan uang Rupiah yang telah dikeluarkan sebelumnya.

Seluruh uang Rupiah kertas atau pun logam yang telah dikeluarkan sebelumnya dinyatakan masih tetap berlaku sebagai alat pembayaran yang sah di seluruh wilayah NKRI sepanjang belum dicabut dan ditarik dari peredaran oleh Bank Indonesia. Karenanya, masyarakat dapat menukarkan uang TE 2022 melalui perbankan atau kas keliling yang disediakan Bank Indonesia. Namun lebih dulu, masyarakat harus memesan penukaran uang melalui aplikasi PINTAR yang dapat diakses melalui laman https://pintar.bi.go.id.

Sumber: https://www.solopos.com/bi-luncurkan-uang-rupiah-kertas-terbaru-kepingin-tukar-1396536

4. Formula Harga Pertalite dan Dampaknya Jika Naik

Harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi pertalite dan solar diperkirakan bakal naik dalam waktu dekat. Hal ini diakibatkan karena kuota yang menipis dan dana subsidi membengkak sebanyak Rp502 triliun dan proyeksi awal Rp170 triliun.

Formula harga dasar dari pertalite dan solar sudah diatur oleh pemerintah. Hal itu tertuang dalam keputusan Menteri ESDM Nomor 148 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu dan Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan.

Dalam beleid itu, harga dasar untuk pertalite dan solar terdiri atas biaya perolehan, biaya distribusi, dan biaya penyimpanan, serta margin atau keuntungan yang ditetapkan oleh badan usaha penugasan dalam hal ini PT Pertamina (Persero). Adapun formula harga dasar untuk pertalite atau bensin RON 90 ditetapkan dengan formula 96 persen Harga Indeks Pasar (HIP) RON minimum 88 ditambah Rp821 per liter. Sementara, formula harga dasar untuk solar yang disediakan dan didistribusikan oleh adalah 97,5 persen HIP minyak solar (gas oil) ditambah Rp900 per liter.

Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Yusuf Rendy Manilet menuturkan jika pemerintah menaikkan harga BBM pertalite dan solar, inflasi jelas akan naik. Sebab, kenaikan harga bahan bakar bisa berimbas pada kenaikan harga komoditas lainnya.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20220824184836-85-838733/formula-harga-pertalite-dan-dampaknya-jika-naik

5. Bukan Cuma Baterai, Presiden Jokowi Ingin Bangun Pabrik Tesla di Indonesia

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan ingin Tesla membangun pabrik mobil listrik di dalam negeri, bukan cuma pabrik baterai. Presiden Jokowi menjelaskan ingin membangun ekosistem besar mobil listrik di Indonesia. Selain Tesla, dia mengungkap punya ekspektasi yang sama dari produsen otomotif besar lainnya seperti Ford, Hyundai, Toyota dan Suzuki.

Jokowi telah bertemu bos Tesla, Elon Musk, pada pertengahan Mei di markas SpaceX di Texas, Amerika Serikat. Keduanya membicarakan potensi kolaborasi dan kunjungan Musk ke Indonesia pada November.

Indonesia yang merupakan produsen nikel, salah satu bahan baku baterai, terbesar di dunia, tak cuma ingin menguasai bahan baku tetapi juga mau jadi rumah bagi kendaraan listrik. Sejauh ini merek Korea Selatan seperti Hyundai dan China misalnya Wuling dan DFSK telah berkomitmen memproduksi mobil listrik di dalam negeri. Tinggal menunggu waktu bagi produsen Jepang mengikuti jalur itu setelah menyatakan memproduksi mobil hybrid lebih dulu.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20220824104308-384-838415/jokowi-mau-tesla-bangun-pabrik-mobil-listrik-di-ri-bukan-cuma-baterai 

Azhar Ahzany Gustian // LMA.2220005

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai