Logo Brand Pakaian Rata-Rata Terletak di Sebelah Kiri

Pernahkah kamu memerhatikan logo brand pada pakaian yang kamu kenakan? Jika diperhatikan, kamu akan menyadari bahwa logo brand pada pakaian selalu berada di sebelah kiri penggunanya. Penempatan logo brand yang besarnya tak seberapa ini mungkin terkesan sepele namun, penempatan logo tersebut harus dipikirkan dengan matang untuk maksud dan tujuan tertentu. Karena, untuk sebuah perusahaan ataupun brand, logo sangatlah penting guna membangun citra positif dan reputasi perusahaan agar terlihat bagus di mata konsumen. 

Tapi ternyata banyak hal yang mendasari tentang penempatan logo pada di sisi kiri baju. Alasan-alasan tersebut akan diulas lebih lanjut pada poin-poin di bawah ini.

1. Logo terletak di sisi yang secara alami kita perhatikan.

Logo merupakan kesan pertama, contohnya saat melihat situs web. Saat pengguna mengunjungi situs web, mereka cenderung lebih sering melihat sisi kiri dibandingkan sisi kanan situs tersebut. Hal yang sama juga terjadi dengan pakaian atau desain konvensional lain, orang-orang cenderung lebih sering melihat sisi tangan kiri dibandingkan sisi tangan kanan. Hal ini diperkuat olah penelitian yang dilakukan oleh Nielsen Norman Group yang merupakan perusahaan riset pengalaman pengguna. Dalam studinya, mereka menyampaikan bahwa logo yang terletak di sebelah kiri akan diingat lebih lama dibandingkan dengan logo yang terletak di sebelah kanan. Mereka menyatakan bahwa ketika logo berada di sebelah kiri, kemungkinan hingga 89% seseorang akan mengingat logo tersebut.

2. Mengikuti refleks sebagian besar manusia

Seperti dikutip dari Brightside, orang cenderung lebih sering melirik ke sisi kiri dibandingkan sisi kanan. Oleh karena itu logo brand akan lebih terlihat ketika orang memandang sebuah objek. Selain itu ketika dua orang bersalaman, mereka juga cenderung akan melihat sisi kiri pakaian, di mana logo tersebut terpasang. Tak hanya logo, tag nama, pin atau bros juga selalu disematkan di sisi kiri pakaian agar lebih menarik mata orang. Hal didukung juga dalam Research Gate, sebuah penelitian di Inggris tersebut menunjukkan bila saat berpapasan dan bersalaman orang akan cenderung melihat ke sisi kiri pakaian. Hal ini dikarenakan oleh faktor visibilitas. Orang-orang merasa lebih mudah melihat sisi sebelah kiri orang lain dibandingkan sisi sebelah kanannya. 

3. Logo dibuat sejajar dengan cara kita membaca

Selain visibilitas, faktor lain yang disebut-sebut menyebabkan logo diletakkan di sebelah kiri salah satunya yaitu kebiasaan membaca dari kiri ke kanan. Kebiasaan membaca dari kiri ke kanan membuat seseorang secara refleks akan melirik atau melihat sisi sebelah kiri. Hanya saja teori ini masih menuai pro dan kontra mengingat banyak negara yang justru membaca dari kanan ke kiri, seperti Arab, Ibrani, Persia.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa hal paling mendasar mengapa logo brand pada pakaian umumnya berada di sebelah kiri pengguna karena faktor kebiasaan manusia itu sendiri. Maka, sudah seharusnya suatu produk mengikuti kebiasaan penggunanya.

Sumber:

https://sisi-terang.com/luar-biasa-fakta-menarik/kenapa-logo-produk-populer-selalu-berada-di-sebelah-kiri-463/

https://logorevolution.id/2021/06/11/ini-alasan-logo-brand-selalu-di-sebelah-kiri-kaos/

https://akurat.co/logo-baju-cenderung-ada-di-sebelah-kiri-apa-alasannya

Fitri Nurul Hikmah // LMA.2220006

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai