Tetraphobia dan Penolakan Angka 4

Apakah sobat Lemma pernah memperhatikan hilangnya keberadaan angka 4 pada lift? Memang ada apa sih dengan si angka 4, sampai mendapatkan pandangan miring dan “dibasmi” dari berbagai lift yang kita naiki?

Ternyata hal tersebut merupakan mitos populer yang masih dipercaya hingga sekarang. Kepercayaan tersebut berasal dari negara asia timur, seperti China, Jepang, dan Korea. Disana, angka 4 memiliki pelafalan yang sangat mirip dengan kata “kematian” sehingga menggunakan angka tersebut akan dianggap sebagai sumber kesialan dan menjauhkan keberkahan. Di sisi lain, angka 4 juga bisa dipandang sebagai posisi terbalik, yang memiliki kesan kalau kedudukan atau jabatan siapapun yang menggunakan angka tersebut bisa terancam turun. Hal tersebut juga didukung dengan fakta bahwasanya orang di masa lalu akan cenderung mengaitkan sesuatu dengan hal-hal supranatural apabila nalar logika mereka tidak bisa menjelaskan tentang suatu fenomena.

Berkat hal tersebut, istilah Tetraphobia pun lahir. Tetra artinya empat dan Phobia artinya rasa takut, sehingga Tetraphobia memiliki makna takut terhadap angka empat. Orang yang mengidap penyakit ini sangat mungkin mengalami kondisi seperti serangan panik yang berlebihan, sampai pada kasus ekstrim, tak sadarkan diri.

Pada akhirnya, manusia dan mitos adalah 2 sahabat karib dalam kehidupan ini, susah dipisahkan secanggih apapun peradabannya. Apakah sobat Lemma mengidap tetraphobia dan percaya dengan malapetaka dibalik penggunaan angka 4 ini?

Sumber:

https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20211102150117-277-715570/mitos-atau-fakta-angka-4-bawa-sia

https://www.idntimes.com/hype/fun-fact/megan/angka-4-benarkah-angka-kematian/6

https://www.99.co/blog/indonesia/feng-shui-angka-4/

Faizi Muhammad Belva // LMA.2221010

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai