
Coba kamu perhatikan ratusan bendera negara di atas! Sudahkah kamu menyadari bahwa di dunia ini hampir tidak ada negara berdaulat yang menggunakan warna ungu pada bendera mereka? Kenapa ya?
Diambil dari Reader’s Digest, pada abad ke 16 Kerajaan Inggris tidak memperbolehkan seluruh rakyat di luar keluarga kerajaan mengenakan warna Ungu melalui hukum Sumptuary atau Sumptuary law, karena warna Ungu dianggap sebagai warna yang mahal dan melambangkan kemewahan dan keagungan. Pembuatan warna Ungupun pada awalnya terbilang cukup sulit. Awalnya, warna Ungu hanya dapat dihasilkan dari siput khusus yang berhabitat di mediterania (siput Bolinus Brandaris). Disebutkan, untuk memperoleh satu gram warna ungu harus menggunakan 10.000 siput itu.
Tentunya hal ini cukup menjadi alasan dasar mengapa negara-negara di dunia hampir tidak ada yang menggunakan warna ungu sebagai symbol bendera mereka.
Lalu bagaimana akhirnya warna Ungu dapat dengan mudah didapatkan di sekitar kita?
Pada zaman yang lebih modern, saat manusia sudah mengenal berbagi macam warna ternyata misteri bahan lain sebagai penghasil warna ungu masih belum ditemukan. Sampai akhirnya, pada abad ke 19 seorang mahasiswa menemukan ekstrak warna Ungu dari bahan dasar tumbuhan Kina. Saat itu, William Henry Perkin atau yang akhirnya dipanggil Perkin ini melakukan penelitian mengenai tumbuhan Kina yang akan dijadikan sebagai obat malaria. Namun, dalam proses penelitiannya, ia menemukan bahwa reaksi antara ekstrak tumbuhan kina dan alcohol akan menghasilkan warna ungu pekat. Sampai akhirnya, Perkin dan dua rekannya mengambil keputusan untuk mengkomersialkannya. Sejarah juga mencatat, pemakaian warna ungu menjadi lebih massif karena pada saat itu juga tengah terjadi revolusi industry besar-besaran di Inggris.
Lalu kalau sangat susah, memang benar-benar tidak ada bendera yang menggunakan warna ungu?
Jawabannya ada, hanya dua negara berdaulat di dunia ini yang menggunakan warna ungu sebagai bendera mereka, itupun tidak menjadi warna utama atau warna latar, hanya saja Ungu digunakan sebagai ornamen. Negara itu adalah negara Dominika dan Nikaragua.


Kedua bendera diatas (Kanan Dominika dan Kiri Nikaragua) sama-sama menggunakan warna ungu sebagai ornamen pada bendera mereka. Bendera Dominika memuat warna ungu pada burung beonya, dan bendera Nikaragua memuat warna ungu pada corak pelangi yang ada di tengah gambar central benderanya. Keduanya juga sama-sama baru muncul setelah abad ke-20, di mana pewarna ungu sintetis sudah banyak diproduksi.
Sumber:
https://www.rd.com/article/purple-dye-national-flags/
Mega Permata Sari // LMA.2221014