Alam Kita Karam

Temaram malam berteman bulan

Bersimpuh lumpuh berbadan-badan

Tubuh diangkut, nyawa dijemput

Hati turut bersaksi tanpa luput

Kita tak bisa lagi singgah dengan betah

Sedang nyatanya asa berangsur punah

Kita terusir dari tempat sendiri

Sedang tubuh begitu payah untuk berlari

Kesedihan jadi hal biasa

Kehilangan semakin terasa

Kemakmuran tinggal nama

Kemegahan tak lagi bermakna

Banyak orang mencoba sabar

Berharap cobaan ini semoga lekas sudah

Sementara sebagian lagi mulai sadar

Semua hukuman ini sebab semesta marah

Pandemi menenggelamkan musim semi

Bencana menjadikan dunia makin sepi

Manusia berulah, semesta berakhir begini

Manusia berubah, tak ada bukti sampai saat ini

Yollanda Sheilla Cynanthia // 24010121130041

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai