Kalau kemarin udah tentang Banyuwangi, kali ini spesial tentang Kota Semarang. Siapa sih yang gatau kota Semarang? Salah satu kota besar di atIndonesia sekaligus kota dimana Undip berada. Kota ini juga memiliki fakta unik yang mungkin masih kalian belom tau, yuk simak berikut ini fakta unik tentang kota semarang.
1. Asal Usul Nama Semarang
Pemberian nama Semarang terjadi ketika Raden Pandanarang sedang menggarap lahan pertanian. Terdapat pohon asam yang tumbuh saling berjauhan di tanah yang subur. Hal tersebut menjadi perbincangan dikarenakan pohon asam tidak tumbuh di atas tanah yang subur. Hal ini kemudian membuat Raden Pandanarang memberi nama Semarang. Kata “sem” berasal dari asem, dan kata “arang” berasal dari kata jarang.
2. Semarang Bawah dan Semarang Atas, Apa bedanya?
Salah satu hal yang menjadi fakta unik Semarang adalah pembagian wilayahnya. Penduduk sekitar membagi Semarang menjadi dua wilayah: Semarang Atas dan Semarang Bawah. Hal ini kerap menjadi “patokan awal” apabila saling berbicara seputar lokasi wisata di Semarang.
Lawang Sewu dan Kota Lama adalah beberapa tempat wisata yang berada di wilayah Semarang Bawah. Semarang Bawah merupakan pusat kota dan pemerintahan. Sementara, Semarang Atas biasanya lebih menyediakan tempat wisata yang bernuansa alam pegunungan. Salah satu tempat wisata di Semarang Atas ada di wilayah Gunung Ungaran.
3. Dijuluki Vanesianya Pulau Jawa
Beberapa kota di Pulau Jawa lekat dengan sebutan “van Java” sejak jaman Belanda. Seperti Bandung dengan julukan Paris van Java dan Karimun Jawa dengan sebutan Caribbean van Java. Tahukah kamu, bahwa Semarang juga memiliki julukan van Java? Hal ini kemudian menjadi fakta unik Semarang berikutnya yaitu julukan Venetie van Java. Julukan ini memiliki arti Semarang adalah Venesianya Pulau Jawa.
Venesia (Venetie) sendiri adalah sebuah kota di Italia. Banyak sungai yang mengalir di tengah Kota Venesia. Sebutan Semarang sebagai Venetie van Java ini kemudian muncul karena Semarang memiliki hal serupa. Ada sekitar delapan sungai yang mengalir di tengah Kota Semarang.
4. Lumpia, Makanan khas Semarang merupakan hasil akulturasi
Lumpia adalah makanan yang identik dengan Kota Semarang. Hal ini pun menjadi fakta unik Semarang karena julukannya sebagai kota lumpia. Makanan cemilan ini sendiri sudah ada di Kota Semarang sejak abad ke-19. Kisah ini berawal dari pedagang Tionghoa yang menetap di Semarang dan berjualan makanan sejenis lumpia. Pedagang tersebut bernama Tjoa Thay Joe.
Tjoa Thay Joe kemudian bertemu dan menikah dengan perempuan Semarang, yaitu Mbok Wasih. Mbok Wasih sendiri juga berjualan makanan mirip lumpia, namun dengan isi yang berbeda. Makanan yang dijual Mbok Wasih cenderung lebih manis dengan kentang dan udang. Setelah menikah, keduanya kemudian memadukan ciri khas masing-masing makanan dan berjualan lumpia. Nama lumpia sendiri diambil dari Olympia Park, pasar malam Belanda tempat pasangan ini berjualan.
5. Ikon Kota Semarang
Siapa yang tidak tahu Lawang Sewu? Bangunan historis ini merupakan ikon kota Semarang. Bagaimana tidak, Lawang Sewu menyimpan banyak sekali cerita, dari sejarah hingga cerita mistis.
Lawang Sewu sendiri memiliki arti “Seribu Pintu.” Namun, ternyata pintu di tempat wisata ini tak mencapai seribu, melainkan 928 pintu.
Nama sewu, seribu dalam bahasa Jawa, didapat dari warga lokal kala itu. Mereka terbiasa mengatakan sewu apabila melihat sesuatu dalam jumlah banyak. Pintu yang dibuat secara banyak itu sendiri dulu berguna untuk mempermudah komunikasi antar ruangan.
Indri Widyawati Handayanai//LMA.2120004