5 Fakta dan Tradisi Unik Lebaran di Indonesia

Haii reader!! Bagaimana kabar kalian?

Pasti udah gak sabar yaa buat nunggu New5  Minggu ini. Minggu ini new5 kembali dengan moment yang sangat dinantikan oleh semua umat muslim, yaaa Hari Raya Idul Fitri.

Idul Fitri dilihat sebagai hari kemenangan, setelah sebulan penuh menahan lapar dan hawa nafsu. Di setiap negara, masyarakat Muslim tentu merayakan Lebaran dengan cara dan tradisi yang berbeda-beda. Nah begitu pula di Indonesia, memiliki ciri khas dalam merayakan hari kemenangan ini. Apa saja sih fakta dan tradisi Hari Raya Lebaran di Tanah Air? Simak ulasannya berikut.

1. Ketupat

Ketupat menjadi menu yang enak disantap. Selalu terhidang di meja makan untuk menemani keluarga merayakan hari nan fitri. Kulit ketupat terbuat dari anyaman daun kelapa atau janur, yang diisi beras, kemudian dimasak hingga menjadi nasi yang padat dan berbentuk seperti ketupat. Biasanya sih dimakan bersama opor ayam, rendang, sambal goreng ati, sate ayam, maupun sayur labu siam. Rasanya sungguh nikmat, lezat, apalagi sambil berkumpul dengan keluarga dan sanak saudara.

Konon, Sunan Kalijaga adalah orang yang memperkenalkan ketupat sebagai hidangan Lebaran ke masyarakat Jawa. Ketupat juga memiliki filosofi dengan 3 makna di hari Lebaran. Pertama, anyaman yang rumit mencerminkan banyaknya kesalahan manusia di berbagai aspek kehidupan. Kedua, kesempurnaan. Dengan rumitnya anyaman, tapi akhirnya menjadi satu kesatuan, sama seperti kesatuan umat Muslim di seluruh dunia pada Hari Raya Idul Fitri. Terakhir adalah kesucian hati yang terlihat dari ketupat yang dibelah dua dan terlihat warna putih di dalamnya.

2. Baju Baru

Belanja pakaian baru menjelang Lebaran, sudah tidak asing lagi di Indonesia. Membeli baju baru seperti sudah menjadi keharusan bagi sebagian orang. Kurang lengkap rasanya jika Lebaran tidak memakai baju baru. Pantas saja, setiap bulan Ramadan dan menjelang Lebaran, mal atau pusat perbelanjaan sesak dipenuhi pengunjung. Ada pendapat bahwa dengan memakai baju baru di Lebaran merupakan simbol dari hari Lebaran itu sendiri, yakni kembali fitri dan suci seperti bayi yang baru lahir. Tapi yang perlu diingat adalah tidak memaksakan diri untuk membeli baju baru.

3. Mudik

Mudik sebenarnya berasal dari bahasa Jawa “mulih dhisik” yang berarti “pulang dulu.” Kemudian diangkat menjadi bahasa nasional untuk mendeskripsikan kegiatan para perantau kembali ke kampung halamannya. Mudik merupakan tradisi setiap tahun di Indonesia menjelang Lebaran. Pulang kampung untuk bersilaturahmi dengan keluarga dan sanak saudara. Biasanya keluarga besar akan berkumpul saat Idul Fitri. Puncak arus mudik umumnya seminggu sebelum Lebaran. Dari jauh-jauh hari, masyarakat sudah berebut dan berburu tiket mudik bagi yang ingin menggunakan angkutan umum, seperti bus, kereta api, pesawat, kapal laut.

Makna mudik sebetulnya adalah agar setiap orang mengingat kembali tempat kelahiran dan di mana ia dibesarkan. Kamu bisa merantau atau mengembara sejauh mungkin, tapi jangan lupakan kampung halamanmu, apalagi orangtuamu.

4. Malam Takbiran

Persis di malam sebelum Lebaran, biasanya ada tradisi takbir keliling. Para anak muda berkumpul membawa bedug, bunyi-bunyian lain, dan keliling kampung atau komplek sambil bertakbir. Suara takbir juga berkumandang di seluruh Masjid dengan pengeras suara menambah ramai suasana malam Lebaran. Kalau di desa, takbir keliling biasanya membawa obor untuk penerangan jalan. Tradisi malam takbiran ini bisa dibilang sudah menjadi budaya masyarakat Indonesia.

5. Kue Lebaran

Saat Lebaran, setiap orang mulai memenuhi meja tamu dengan berbagai macam kue untuk menjamu tamu yang datang berkunjung. Ada kue nastar, kastengel, putri salju, kue kacang, biji ketapang, biskuit, bahkan ada yang menyuguhkan kolang kaling, agar-agar, dan panganan lain. Biasanya 2 minggu atau seminggu sebelum Lebaran, ibu-ibu sudah sibuk membuat kue kering.

Begitulah 5 fakta dan tradisi unik merayakan Lebaran di Indonesia. Tradisi manakah yang sering diikuti atau yang terkenal di daerah asal kalian? Apapun tradisinya, satu yang pasti di Hari Kemenangan nanti dapat menjadi hari kemenangan bagi kita semua untuk menjadi pribadi yang lebih baik, saling menghargai dan menghormati sesama. Selamat Hari Raya Idul Fitri bagi Anda yang merayakan!

Sampai jumpa di New5 Minggu depan.

Putri Windasari // LMA.2019011

https://www.google.com/amp/s/www.cermati.com/artikel/amp/fakta-fakta-menarik-lebaran-di-indonesia-yang-harus-kamu-tahu

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai