5 Fakta Penemuan KRI Nanggala-402

KRI Nanggala (402), juga dikenal sebagai Nanggala II, merupakan kapal selam kedua dalam jenis kapal selam kelas Cakra. KRI Nanggala berada di bawah kendali Satuan Kapal Selam Komando Armada RI Kawasan Timur.

Kapal Selam KRI Nanggala-402 hilang kontak sejak Rabu, 21 April 2021 yang akhirnya ditemukan pada Minggu 25 April 2021.

Berikut fakta penemuan KRI Nanggala-402

1. Ditemukan di kedalaman 838 meter

Sekitar pukul 01.00 WITA, KRI Rigel melaksanakan kontak bawah air dan menemukan sinyal yang signifikan di sekitar posisi tenggelamnya KRI Nanggala-402. Selanjutnya, pada pukul 07.07 WITA, MV Swift Rescue menurunkan ROV-nya untuk menindaklanjuti kontak yang didapatkan KRI Rigel.

2. Badan Kapal terbelah menjadi 3 bagian

Saat ditemukan, badan kapal terbelah menjadi 3 bagian. Terlihat dari video yang berhasil direkam oleh ROV MV Swift Rescue dan diperlihatkan saat konferensi pers di hadapan awak media.

Tiga bagian itu terdiri dari bagian depan yang tak memiliki tekanan, bagian belakang yang juga tidak berbadan tekan, dan terakhir adalah bagian badan kapal yang masih utuh namun dalam kondisi retak.

3. Temuan bagian-bagian kapal

Dari diturunkannya ROV milik MV Swift Rescue juga ditemukan adanya sebuah pakaian penyelamant berjenis MK11 berwarna orange yang terjepit diantara bagian kappal dan telah berhasil diangkat ke permukaan.

Temuan ini diartikan sebagai adanya upaya awak kapal untuk menyelamatkan diri akibat kedaruratan. Bagian lain yang ditemukan adalah kemudi vertikal belakang, jangkar, bagian luar badan tekan, dan kemudi selam timbul.

4. Evakuasi badan kapal

Setelah posisi diketahui secara pasti, maka dilakukan upaya pengangkatan badan kapal dengan kerjasama bersama negara lain.

Pemerintah berkoordinasi dengan International Submarine Escape and Rescue Office (ISMERLO) untuk mengupayakan langkah selanjutnya. Pada Sabtu, 24 April ditemukan sejumlah benda mengapung yang diduga kuat merupakan bagian dari KRI Nanggala-402. Status KRI Nanggala-402 ditingkatkan dari hilang kontak (sub-miss) menjadi tenggelan (sub-sunk).

5. 53 awak kapal dinyatakan gugur

Atas temuan-temuan yang ada dan dinilai valid, kapal tenggelam di kedalaman 838 meter, sangat kecil kemungkinan anak kapal atau awak kapal Nanggala-402 dapat selamat.

Duka mendalam dan doa bagi keluarga awak kapal, keluarga Hiu Kencana, dan TNI AL disampaikan Panglima TNI.

Sumber : http://kompas.com/tren/read/2021/04/26/130000365/5-fakta-penemuan-kri-nanggala-402–kapal-terbelah-tiga-53-awak-gugur?page=all

Embun Rahmah Nurpratiwi // LMA.2019018

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai