5 Fakta Menarik dari Melamun

Saat sedang mengkhawatirkan atau berfantasi sesuatu, itu artinya kita dalam fase melamun. Hal ini seringkali dianggap sebagai salah satu hal yang buruk dilakukan. Seseorang yang melamun akan dilihat sebagai pribadi yang pemalas dan kurang produktif. Namun faktanya, ada hal menarik yang perlu kamu tahu tentang melamun seperti berikut

1. Melamun Dapat Membuat Lebih Kreatif

Sebuah studi di University of California menunjukan bahwa orang yang mengambil waktu istirahat/jeda dengan membebaskan pikiran setelah bekerja mengalami peningkatan sebanyak 40 persen pada sisi kreativitasnya daripada mereka yang mengambil waktu istirahat, mengerjakan tugas berbeda atau tidak istirahat sama sekali. Mereka yang melamun memiliki peimikiran yang lebih fresh dan memiliki ide-ide baru ketika kembali ke pekerjaannya.

2. Seiring bertambahnya usia maka semakin jarang melamun

Melamun biasanya terjadi karena mengantisipasi masa depan, terutama dalam konteks fantasi, kata Peter Delaney seorang psikologi di University of North Carolina, Greensboro.

Contohnya, seperti pria muda yang sering kali memiliki “fantasi kekuatan” mengenai bagaimana rasanya menjadi pahlawan super. Tetapi, seiring berjalannya usia, jumlah waktu yang dihabiskan untuk melamun akan berkurang seiring menyusutnya masa depan.

3. Melamun dapat membantu kemampuan menyelesaikan masalah

Jika sedang kesulitan menyelesaikan suatu masalah, membiarkan diri untuk melamun atau ‘daydreaming’ dapat membantumu menemukan solusinya. Penelitian yang dipublikasikan pada jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS) tahun 2009 silam menemukan bahwa area otak yang membantu menyelesaikan masalah rumit, jadi lebih aktif selama melamun.

“Melamun sering dikaitkan dengan hal negatif seperti malas atau kurang fokus. Namun, penelitian ini menunjukkan kalau otak jadi sangat aktif ketika melakukan itu, bahkan lebih aktif daripada saat sedang fokus mengerjakan pekerjaan rutin,” ungkap pemimpin penelitian Kalina Christoff, psikolog di University of British Columbia. Peneliti juga mengatakan kalau melamun memang akan mengganggu perhatian seseorang dari tugas yang perlu dikerjakan, untuk menyelesaikan hal yang lebih penting.

4. Membuat rileks dan mengurangi stres

Karena memilki persamaan dengan teknik menenangkan seperti meditasi atau hipnotis, melamun bisa membuat pikiran beristirahat dari pemikiran yang berintesitas tinggi yang terfokus pada tugas-tugas.

Melamun bisa mengurangi stres yang biasanya memancing tekanan darah tinggi dan rasa pusing. Dengan metode relaksasi yang satu ini tubuh akan terhindar dari pikiran yang bisa menganggu fungsi organ tubuh seperti pada pernafasan dan detak jantung.

5. Melamun Juga Bagian Lain Mematikan dari Otak

Otak memiliki dua sistem kunci yaitu bagian analitik yang dapat membantu dalam membuat keputusan yang masuk akal, dan bagian empati yang memungkinkan untuk dapat berhubungan dengan orang lain.

Jika dihadapkan dengan tugas kognitif, maka otak akan membutuhkan area empati untuk dimatikan untuk menyelesaikan pekerjaan, ucap Anthony Jack, seorang ilmuwan kognitif dari Case Wastern Reserves University di Ohio. Namun saat sedang melamun, pikiran secara alami akan berputar melalui cara berpikir yang berbeda-beda, dan selama waktu ini bagian analitik dan empati dari otak akan cenderung saling mematikan.

Melamun yang sering kita anggap sepele ternyata memiliki rahasia yang bikin kita gak nyangka. Namun hal-hal baik di atas jangan dijadikan alasan untuk terus melamun ya, lakukan itu sewajarnya saja.

SUMBER :

https://www.idntimes.com/science/discovery/sa-1/5-makna-tersembunyi-dari-melamun-menurut-sains-c1c2/5

https://www.liputan6.com/global/read/4412809/bikin-lebih-kreatif-ini-5-fakta-menarik-dari-melamun

Indri Widyawati H // LMA.2120004

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai