Entah aku yang terlalu banyak mengandalkan rasa tanpa berfikir bagaimana bisa
Ataukah dirimu yang mengabaikan sebongkah sayu dariku yang hilang terbawa asa
Benarkah kita akan merasakan kehadiran setelah dia tiada untuk selamanya
Ah, anganku kian melangit sedangkan sikapmu malah menciptakan awan
Titik-titik air yang menggunung, lalu menurunkan hujan yang tak kunjung reda
Memberikanku sebuah kode untuk tak melanjutkan harapanku tentangmu
Berbincang tentangmu kepada Tuhan sangatlah seru kala malaikat menyapa dunia
Topikku tak akan habis meskipun kita memang tak bertegur sapa ataupun beradu mata
Mengertilah!!!
Hadirmu menyadarkan ku bahwa kehidupan hanyalah sementara
18_05_2020 (9.03 p.m)
Ariyanti Nurfatimah
LMA.2019001